en id

Hanny Herlina


Hanny Herlina lahir di Jakarta 1 Desember 1976. Meski tidak berasal dari keluarga seniman, Hanny tertarik pada dunia tari sejak TK. Kemudian, ia bergabung dengan sanggar tari Sunda Ekayana hingga SMA. Secara formal, Hanny mengenyam pendidikan tari di Sekolah Menengah Karawitan Indonesia – SMKI (sekarang SMKN 10) Bandung dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Ia mengagumi penata tari Sardono W. Kusumo, dosen koreografinya di IKJ yang selalu menstimulasi mahasiswanya untuk lebih peka dan kreatif. Selain itu, Hanny juga terkesan dengan koreografer asal Jepang, Min Tanaka yang turut memengaruhi dalam proses kreatifnya. Di luar kampus, ia pernah belajar tari topeng khususnya topeng Indramayu kepada Mimi Rasinah dan Wangi Indriya.

Karya koreografi Hanny terinspirasi dari tari tradisi topeng dan perjuangan hidup perempuan. Tak hanya tari topeng Indramayu, ia juga mendalami jenis tari topeng dari daerah lainnya, seperti Jawa dan Bali. Ia kerap memadukan spirit tari topeng tradisi dan mengembangkannya sesuai konteks kekinian. Harapannya, Hanny dapat menambah perbendaharaan tari topeng di Indonesia dengan topeng kontemporer.

Sebagai penari, ia pernah terlibat dalam karya garapan koreografer ternama dan melawat ke berbagai negara. Salah satunya dalam karya Shi Zhen Cheng and The English National Opera yang dipentaskan di London, Inggris, dan Boston, Amerika Serikat. Hanny pernah menerima Hibah Seni Kelola 2005 kategori Karya Inovatif untuk karya “Saloka”. Dua tahun berselang, karya ini juga ditampilkan dalam forum Five Pieces: New Dance in Indonesia di National Museum of Singapore.

Sign Up For Our Newsletter

Stay update and get our latest news right into your inbox