Kelola

EN

|

ID

UNTUK SENI DAN BUDAYA

EN

|

ID

KELOLA

UNTUK SENI DAN BUDAYA

PUBLISHED BY.
Kelola
SHARE
Foto Habib Koesnady

Muhamad Habib Koesnady

Sutradara, penulis dan pengajar teater, tertarik kerja keproduseran. Alumnus Jurusan Teater ISBI Bandung (2016), ia pernah mengajar di Jurusan Teater SMKN 13 Jakarta dan menulis buku ajar Seni Teater (Pusbuk Kemendikbud, 2024). Ia menyutradarai: Si Mirah (Juara 1 FLS2N tingkat Nasional 2023), Spartan Phoenix – TEATER ANALA (Pertunjukan Terbaik FTJ 2023).

Memulai kerja keproduseran di Salindia Teater: Seribu Kunang-Kunang di Manhattan (GIK-2024), Trem Bernama Desire karya Tennessee Williams (GBB TIM – 2025).

Kutipan:

“Lebih dari keterampilan teknis, selama magang di Chriskevin Adefrid Works saya belajar tentang profesionalitas seperti menjaga fokus di tengah ritme kerja padat, berkomunikasi terbuka, dan tetap fleksibel saat situasi berubah”

“Lewat pengalaman magang ini, saya percaya bahwa profesionalitas bukan soal seberapa besar panggungnya, tapi bagaimana kita mengelola proses dan menghargai setiap detail pekerjaan”

“Melalui pengalaman magang ini, saya belajar bahwa menjadi produser bukan hanya soal mengatur pertunjukan, tapi juga mengatur diri sendiri — cara bekerja, berpikir, dan berhubungan dengan orang lain”

Tentang Organisasi Tuan Rumah – Chriskevin Adefrid Works

Chriskevin Adefrid adalah seorang produser dan praktisi seni pertunjukan yang dalam karirnya telah berkreasi dalam beragam ruang seperti panggung, film dan taman hiburan. Chriskevin juga co-founder & produser dari Teater Musikal Nusantara (TEMAN) atau dikenal juga sebagai TEMAN Musicals, kelompok teater yang berfokus pada produksi teater profesional. Beberapa produksi yang telah digarap Chriskevin di antaranya Musikal Keluarga Cemara (2024), Jonathan Larson’s “Rent” (2022) dan “Hairspray” (2019), ketiganya di Ciputra Artpreneur Theater; dan Stephen Sondheim’s “Into the Woods” (2018) di Teater Salihara.

Foto Habib Koesnady

Muhamad Habib Koesnady

Sutradara, penulis dan pengajar teater, tertarik kerja keproduseran. Alumnus Jurusan Teater ISBI Bandung (2016), ia pernah mengajar di Jurusan Teater SMKN 13 Jakarta dan menulis buku ajar Seni Teater (Pusbuk Kemendikbud, 2024). Ia menyutradarai: Si Mirah (Juara 1 FLS2N tingkat Nasional 2023), Spartan Phoenix – TEATER ANALA (Pertunjukan Terbaik FTJ 2023).

Memulai kerja keproduseran di Salindia Teater: Seribu Kunang-Kunang di Manhattan (GIK-2024), Trem Bernama Desire karya Tennessee Williams (GBB TIM – 2025).

Kutipan:

“Lebih dari keterampilan teknis, selama magang di Chriskevin Adefrid Works saya belajar tentang profesionalitas seperti menjaga fokus di tengah ritme kerja padat, berkomunikasi terbuka, dan tetap fleksibel saat situasi berubah”

“Lewat pengalaman magang ini, saya percaya bahwa profesionalitas bukan soal seberapa besar panggungnya, tapi bagaimana kita mengelola proses dan menghargai setiap detail pekerjaan”

“Melalui pengalaman magang ini, saya belajar bahwa menjadi produser bukan hanya soal mengatur pertunjukan, tapi juga mengatur diri sendiri — cara bekerja, berpikir, dan berhubungan dengan orang lain”

Tentang Organisasi Tuan Rumah – Chriskevin Adefrid Works

Chriskevin Adefrid adalah seorang produser dan praktisi seni pertunjukan yang dalam karirnya telah berkreasi dalam beragam ruang seperti panggung, film dan taman hiburan. Chriskevin juga co-founder & produser dari Teater Musikal Nusantara (TEMAN) atau dikenal juga sebagai TEMAN Musicals, kelompok teater yang berfokus pada produksi teater profesional. Beberapa produksi yang telah digarap Chriskevin di antaranya Musikal Keluarga Cemara (2024), Jonathan Larson’s “Rent” (2022) dan “Hairspray” (2019), ketiganya di Ciputra Artpreneur Theater; dan Stephen Sondheim’s “Into the Woods” (2018) di Teater Salihara.

Scroll to Top