Tanah merupakan karya tumbuh yang membicarakan kebun dan warisan konflik serta mitos sejarah kelam Darul Islam / Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Sulawesi Selatan pada tahun 1960an.‘Kebun Warisan: Tanah’ berpijak pada watak kapitalisme-kolonialisme melalui agama, perampasan lahan dan perselisihan warisan.
Cerita-cerita ditanam dan ditumbuhkan, itu pula muara dari lumbung persoalan-persoalan struktural. Karya ini mencoba menelusuri kebun, warisan, arsip, sejarah, dan peristiwa besar yang pernah terjadi di Sulawesi untuk menemukan kepingan-kepingan pengetahuan serta melengkapi pertanyaan akan kisah-kisah yang selama ini tidak hadir dalam wacana besar (pertunjukan) sejarah Indonesia.
Sutradara: Rachmat Mustamin
Produser: Agus Citra Sasmita
Pentas Perdana: 28-29 Juni 2025, Makassar Perform, Makassar
Catatan Pengamat: https://kelola.or.id/narasi-dan-dimensi-waktu-yang-bertumpuk/
Liputan Media: https://www.bollo.id/seni/pertunjukan/makassar-perform-realitas-sosial-politik-dan-sejarah-yang-tak-tercatat/
Video:
Galeri Foto:





