Tentang Jika dan Maka: Aku Ingin Pulang
“Tentang Jika dan Maka: Aku Ingin Pulang?” adalah pertunjukan teater interaktif berbasis teknologi yang mengangkat isu kesehatan mental remaja, khususnya […]
“Tentang Jika dan Maka: Aku Ingin Pulang?” adalah pertunjukan teater interaktif berbasis teknologi yang mengangkat isu kesehatan mental remaja, khususnya […]
Sinsigus in #4 mengeksplorasi vokal dan bunyi huruf “E” lewat pendekatan fonetik dan fonemik untuk menghadirkan pengalaman spasial bagi penonton.
Cerita pendek “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis menggambarkan pergulatan manusia dengan Tuhannya, tentang pemaknaan ibadah yang berada dalam tegangan
Berangkat dari penelusuran atas Liang Bua (Flores) dan Pura Pucak Petali (Bali), proyek ini hendak mengumpulkan cerita-cerita lisan, kesan warga,
Eskapade Utopia adalah proyek seni kolaboratif yang mengeksplorasi imajinasi warga Berau tentang masa depan ruang hidup mereka di tengah laju
Pada dialek Palu, Sulawesi Tengah, “pici-pici” berarti menekan-nekan atau memijit-mijit. Karya ini merupakan bagian dari proyek “messageXgossip” yang diinisiasi oleh
Tanah merupakan karya tumbuh yang membicarakan kebun dan warisan konflik serta mitos sejarah kelam Darul Islam / Tentara Islam Indonesia
“The Voices After Cak!” merupakan pertunjukan teater-tari yang berangkat dari pengalaman berlatih getaran gerak pada kecak (dan gerak tari atau
“Dark Solanum (Beyond The Idea of Queerness)” adalah sebuah proyek seni pertunjukan multidisiplin yang menghadirkan dialog antara kekuatan tradisi Lengger
“Torso” merupakan eksplorasi koreografis yang mengangkat pertanyaan tentang keterbatasan gerak torso dalam tari tradisi Lampung, khususnya pada tarian perempuan seperti